Merasakan Hangatnya Pemandian Ratu pada Magelang

posted on 16 Sep 2015 10:47 by klikgayahidupbaru
Merunut jalan di Magelang memang merupakan uni momen yang luar biasa istimewa. Selain bisa merasakan nyamannya sensasi daerah magelang yang masih banyak ditemui pepohonan, kita juga menemui orang-orang dengan sangat ramah menurut sesamanya. Magelang yaitu daerah yang beruang di Provinsi Jawa Tengah. Magelang mempunya daerah Kabupaten & Kota, “Magelang Gemilang” itulah semboyan atas Kabupaten Magelang serta “Magelang Kota Harapan” merupakan semboyan atas Kota Magelang.

tempat wisata di magelang aku bisa menemui jumlah tempat wisata dengan terkenal, sebut saja Candi Borobudur secara merupakan candi budha peninggalan dinasti syailendra, disamping itu masih banyak yang yang lain2x, khususnya jika member meloncat untuk memandang tempat wisata yang tepatnya ada pada Desa Kartoharjo, Kecamatan Grabag, Magelang tersembunyi suatu kolam dengan bisa digunakan untuk mandi, kolam itu merupakan tempat pemandian air panas yang kono ceritanya adalah bekas pemandian permaisuri.

Untuk menuju lokasi ini agak cukup jauh kalau mulai pusat Kota Magelang, kalau dari petunjuk Yogyakarta atau Metropolis Magelang kita menunjukkan kearah jalan mau ke Semarang, dulu nanti belok kanan menuju arah ke Grabag. Ketika mendekati dengan candi umbul, kami pun disuguhi pemandangan yang sangat bagus, yaitu pemandangan gunung dan kalian menyusuri lereng hargo Andong dan pongsu Telomoyo, sehingga terus senanglah jika member berkunjung kesana. Bahkan ketika kita datang di lokasi, dari luar sudah hadir banyak pepohonan dengan mengelilingi candi umbul.

Untuk masuk di candi umbul, member hanya ditarik uang parkir sama uang retribusi seribu rupiah saja per orang2, jadi tidak demi merogoh kantung terlalu tebal untuk mengakar ke kawasan candi umbul. Di candi umbul kita dapat melihat banyak sejumlah batuan situs berjejer di tepian tembok menggambarkan relief tumbuhan dan binatang, kerakal berbentuk mirip kemung, arca gajah & arca manusia secara terpotong badan atasnya merupakan bagian daripada puncak candi. Tetapi, banyak relief pasir yang sudah dalam rusak, karena sudah tidak terurus / bagaimana masih belum jelas, tetapi hal tersebut tidak mengurangi keindahan di tempat tersebut. Secara koherensi Candi Umbul sedang menampakkan nuansa peninggalan sejarahnya dari Keturunan Syailendra, Kerajaan Mataram Kuno.

Terdapat 2 kolam pemandian yang masing-masing berukuran 50 meter persegi serta 15 meter persegi. Kolam tersebut masa ini difungsikan sebagai lokasi wisata renang, pasu pertama memiliki air hangat yang terdapat belerang, sementara situ kedua lebih tenteram dan sedikit kian rendah dari tembok pertama, air tembok di limpahkan di dalam saluran air & mengalir menuju pasu penyerapan untuk diserap kembali ke dalam tanah.



Gelembung-gelembung udara yang menyembul dibanding berbagai tempat pada dasar kolam menampakkan bahwa tempat itu sebagai sumber tambak. Airnya hangat serta dipercaya menyembuhkan sejumlah penyakit seperti kulit, dan stroke. Member juga bisa duduk layaknya orang menyendiri di kolam, karena ada batu dalam dasar kolam yang bisa untuk member duduk sambil menjumpai gelembung yang keluar. Air di dalam tembok akan terasa kian hangat lagi bahwa sudah measuki saat sore hari, “saya kalau berkunjung di candi umbul itu biasanya berangkat mulai rumah sekitar jam dua siang, setelah sampai sini lebih kurang jam setengah 4, karena rumah hamba jauh dari tempat, tapi saya suka karena waktu petang hari air pada kolam sudah sedari tambah panas, oleh karena itu saya bisa menikmatinya”, ujar Kholiq

Comment

Comment:

Tweet